Guardiola Masih Merasa Bayern Belum Terbaik

Guardiola Masih Merasa Bayern Belum Terbaik

Guardiola Masih Merasa Bayern Belum Terbaik

Lagi-lagi bukan maksud untuk merendah namun pelatih Pep Guardiola menganggap Bayern Muenchen masih belum mencapai upaya maksimal. Walau bertengger di klasemen teratas kompetisi Bundesliga pada musim ini, sang pelatih mengaku belum puas terhadap penampilan Franck Ribery dan rekan-rekannya. Walau demikian perebutan gelar juara masih sangat panjang dan Guardiola tidak ingin pemain-pemainnya mulai lupa diri dan mengendorkan determinasi terhadap lawan-lawannya, sehingga bisa menjadikan bumerang bagi mereka di sisa musim ini. Berhasil menggebuk tamunya Hamburger SV dengan keunggulan 3-1, membuat peraih tiga gelar juara di musim lalu itu semakin mantap di puncak klasemen sementara dengan perolehan 44 angka dari 16 pertandingan dan terpaut tujuh angka dari peringkat kedua Bayer Leverkusen, yang baru bertanding Minggu melawan Eintracht Frankfurt.

 Bahkan prestasi sejauh ini tidak menganggap Bayern Muenchen sebagai tim super sejauh ini dan Guardiola tidak yakin kalau mereka menjadi tim yang disegani lagi di benua biru. Sudah pasti tugas utama dari Guardiola adalah menyamakan atau bahkan melebihi pencapaian dari mantan pelatih Jupp Heynckes, yang mampu menggondol gelar Bundesliga, Liga Champions dan DFB Pokal selama akhir kepemimpinannya di klub tersebut. Dengan kapasitas memimpin di masing-masing kompetisi yang diikuti oleh Bayern pada musim ini, Guardiola mengaku sangat menikmati awal karir kepelatihannya di klub raksasa Jerman tersebut, namun mengklaim kalau anak-anak asuhannya masih bisa memenuhi keinginan dari dirinya yaitu terus berimprovisasi dan memperbaiki kesalahan fatal. “Kami bukanlah salah satu tim terbaik di Eropa. Kami masih harus banyak belajar dari sebuah pengalaman dan kekalahan.”

Bayern secara mengenaskan harus menelan kekalahan tipis 3-2 dari Manchester City di pertandingan pamungkas pada Liga Champions tengah pekan ini dan Guardiola menganggap hal itulah yang membuat segala sesuatu di atas lapangan hijau tidak ada yang pasti. Walau saat ini mengantongi tujuh angka di klasemen teratas pada kompetisi Bundesliga, Guardiola sama sekali tidak yakin kalau anak-anak asuhannya menjadi favorit kuat untuk mempertahankan gelar di musim ini. “Saya khawatir pemain dan orang-orang di Bayern mulai menganggap bahwa kompetisi telah usai, mengingat kami sudah mantap di klasemen teratas dan ini sah-sah saja bagi mereka yang memberikan penilaian,” tutur Guardiola. “Tetapi bukan itu yang menjadi kenyataan, karena kami baru sampai kepada titik bulan Desember, dan tidak ada yang pasti di dalam sepakbola.

“Kemenangan atas Hamburg hanya membuat kami memiliki perbedaan tujuh angka saja dan ini tentu sangat penting bagi kami untuk bisa mengalahkan lawan-lawan kami. tetapi kami mengaku cukup sulit dan tidak mudah untuk bisa melakukannya. “Saya sangat terkejut bagaimana kami bisa mengatasi dengan baik dari setiap pertandingan di Bundedsliga. Ini merupakan modal penting bagi kami menghindari kejaran dari Leverkusen, Dortmund dan Gladbach.”