Indonesia Akui Susah Payah Kalahkan Andorra

Indonesia Akui Susah Payah Kalahkan Andorra

Indonesia Akui Susah Payah Kalahkan Andorra

Indonesia Akui Susah Payah Kalahkan Andorra – Tim nasional senior Indonesia mengawali tur Spanyol mereka denagn cukup baik. Menghadapi Andorra di laga pertama rangkaian uji coba, Indonesia sukses memetik kemenangan tipis 1-0. Laga ini digelar di Stadion Luis Sunier Pico Valencia Spanyol. Pemain keturunan Belanda Raphael Maitimo menjadi penentu kemenangan setelah eksekusi penaltinya berujung gol. Raphael Maitimo sendiri mengaku senang karena bisa memberikan kemenangan bagi tim nasional dan juga merasa senang karena bisa menjebol gawang Andorra yang dijaga oleh Gomes Moreira. Maitimo yang bermain untuk Mitra Kutai Kartanegara ini menyebut meski sukses meraih kemenangan tapi kemenangan ini didapat dengan cara yang tidak mudah.Indonesia Akui Susah Payah Kalahkan Andorra – Sebab sepanjang laga, Andorra yang merupakan negara kecil di Eropa ini mampu memberikan perlawanan yang sengit dan beberapa kali mengancam lini pertahanan tim nasional Indonesia. Maitimo menilai dalam laga tersebut ada aspek teknis yang kurang mendukung yakni kondisi lapangan dan cuaca yang cukup berangin ditambah dengan agresifnya serangan dari para pemain Andorra. Tapi meski begitu dirinya tetap bersyukur bisa mengantarkan Indonesia meraih kemenangan pertama atas negara Eropa meski negara tersebut merupakan negara paling lemah kekuatan sepakbolanya di kancah Eropa. Alfred Riedl yang mendampingi skuad tim nasional di Spanyol juga sependapat dengan pernyataan Maitimo jika kemenangan tidak diraih dengan cara mudah.

Indonesia Akui Susah Payah Kalahkan Andorra – Apalagi bagi sebagian pemain Indonesia, kondisi cuaca yang cukup dingin dan berangin tidak biasa dirasakan oleh para pemain. Usai laga Alfred Riedl memaklumi jika Indonesia tampil sedikit kesulitan karena dua faktor yakni faktor cuaca yang cukup ekstrim bagi pemain tropis dan juga lawan yang mampu memberikan perlawanan cukup agresif. Selain itu kondisi lapangan yang dipakai dalam laga uji coba tersebut yakni apangan Luis Sunier Pico diakui konturnya cukup keras sehingga sedikit menyulitkan pergerakan para pemain di atas lapangan. Alfred Riedl memuji para pemain yang berusaha untuk mengatasi hal ini dan melakukan adaptasi saat bermain. Usai mengalahkan Andorra, Indonesai selanjutnya akan menghadapi lawan yang lebih berat yakni Kuba pada hari Sabtu tanggal 29 Maret 2014 di lokasi yang sama. Dalam laga kontra Kuban anti dipastikan Indonesia akan mendapat perlawanan yang lebih sengit dibanding Andorra.

Indonesia Akui Susah Payah Kalahkan Andorra – Dari segi kualitas , Kuba memang masih di atas Andorra. Peringkat kedua negara ini juga terpaut jauh. Jika Andorra berada di urutan 199 ranking FIFA maka Kuba ada di urutan 93. Ranking FIFA Kuba masih lebih baik dibanding Indonesia yang berada di urutan 154. Untuk itu Alfred Riedl akan mempersiapkan lebih matang para pasukannya. Dalam laga kontra Kuba terlihat para pemain Indonesia masih kesulitan memperagakan skema permainan Riedl. Jarak antara lini tengah dan depanterlalu jauh sehingga bola kerap terputus di tengah dan pemain depan kurang mendapat suplai umpan memanjakan.