Ini Pernyataan Ngawur Mantan Sekum Persija

Ini Pernyataan Ngawur Mantan Sekum Persija

Ini Pernyataan Ngawur Mantan Sekum Persija

Upaya Bambang Pamungkas untuk mencari keadilan atas masalah tunggakan gajinya yang masih belum dibayarkan oleh bekas klubnya. Persija Jakarta membuat kecewa Biner Tobing, eks Sekretaris Umum Macan Kemayoran. Biner Tobing mengatakan jika sebenarnya masalah gaji pemain yang ditunggak oleh klubnya adalah masalah yang sudah biasa di sepakbola Indonesia dan selalu terjadi sejak dulu. Biner mengatakan sejak Persija Jakarta masih dibiayai oleh anggaran APBD dari Pemda DKI Jakarta, Persija pernah menunggak gaji para pemainnya selama 2-3 bulan lamanya. Tapi Biner menyebut saat itu tidak ada pemain yang sampai melaporkan Persija Jakarta ke pengadilan karena adanya sistem kekeluargan antara manajemen Persija Jakarta dan para pemainnya dan lagipula pada akhirnya Persija Jakarta selalu menepati janji mereka untuk membayar sisa gaji yang masih tertunggak.

Dengan kondisi keuangan Persija Jakarta saat ini yang sudah tidak lagi mendapat bantuan dari dana APBD terkait aturan yang ditetapkan PSSI, maka menurut Biner wajar jika Persija Jakarta akhirnya kesulitan membayar gaji beberapa pemainnya dan masih bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Biner yang saat ini menjabat sebagai ketua umum di salah satu klub internal Persija yakni PS Mahasiswa mengaku kecewa dengan upaya Bambang Pamungkas dan meminta kepada manajemen Persija Jakarta untuk melakukan upaya perlawanan terkait guguatan yang dilakuan Bambang Pamungkas ke ranah hukum. Secara emosional Biner mengaku emosinya langsung mendidih saat tahu jika Bambang Pamungkas akan menggugat Persija Jakarta di media massa mengingat selama ini manajemen Persija Jakarta sudah berusaha sangat keras untuk mengatasi masalah ini.

Untuk itu Biner meminta manajemen Persija Jakarta untuk tidak diam saja menghadapi gugatan ini karena Biner sendiri curiga jika ada aktor lain di belakang gugatan Bambang Pamungkas. Biner Tobing menuding jikal angkah yang diambil Bambang Pamungkas sudah keluar dari jalur yang ada. Bahkan dengan ngawur Biner menyebut jika semua pemain di Indonesia yang gajinya ditunggak oleh klubnya melakukan hal yang sama seperti Bambang Pamungkas yakni melaporkan klubnya ke peradilan maka sepakbola di Indonesia tidak akan pernah bisa maju. Pernyataan ngawur Biner ini tentu saja bertentangan dengan konsep sepakbola modern dan profesional yang selalu didengungkan oleh PSSI dan FIFA. Untuk menjadikan kompetisi sepakbola di Indonesia semakin profesional dan modern, hal yang ingin dicapai oleh PSSI, maka seluruh aspek mulai dari pemain, official sampai manajemen klub harus bisa mentaati dan mematuhi semua regulasi sesuai dengan kontrak yang sudah disepakati bersama.