Jerzy Dudek Meniru Legenda Liverpool

Jerzy Dudek Meniru Legenda Liverpool

Jerzy Dudek Meniru Legenda Liverpool

Jerzy Dudek Meniru Legenda Liverpool – Mantan Penjaga Gawang utama Liverpool, Jerzy Dudek, yang secara luar biasa mampu menahan dua tendangan yang hampir pasti menjadi gol dari Andriy Shevchenko telah dipilih oleh para penggemar sepak bola Eropa merupakan momen terbaik dalam sejarah Liga Champions Eropa dalam sepuluh tahun terakhir penyelenggaraan. Dudek sendiri mengambil inspirasi dari mantan pahlawan The Reds yang dijuluki sang laba-laba yakni Bruce Grobbelaar. Jerzy Dudek memang diminta untuk mengaplikasikan strategi dan cara bermain Bruce Grobbelaar ketika penalti yang sering disebut dengan taktik Bruce Grobbelaar-esque. Adalah Jamie Carragher yang menyarankan dan menyuruh Dudek untuk melakukan hal yang sedemikian. Sehingga, adu penalti bersejarah antara Liverpool dan Milan pada akhirnya dimenangkan oleh Liverpool.

Jerzy Dudek Meniru Legenda Liverpool – Dudek sendiri berhasil menyelamatkan dua tendangan penalti pada saat adu tendangan penalti untuk membantu The Reds mengalahkan Milan di Istanbul pada tahun 2005. Kemenangan itu membuat Liverpool merengkuh trofi juara Liga Champions Eropa mereka untuk yang kelima kalinya. Momen itu disebut sebagai salah satu momen terbaik di Liga Champions Eropa selang waktu tahun 2003 sampai tahun 2013. Liverpool mampu secara mengejutkan bangkit kembali di babak kedua ketika babak pertama sudah berjalan dan ketinggalan tiga gol tanpa balas dari AC Milan. Tiga gol di babak kedua dari Liverpool kemudian memaksa pertandingan ke perpanjangan waktu dan bahkan adu penalti.

Jerzy Dudek Meniru Legenda Liverpool – Mantan pemain Polandia tersebut mengatakan bahwa rekan setimnya yakni Jamie Carragher berbisik di belakang dirinya agar meniru apa yang dilakukan oleh Bruce Grobbelaar. Strategi tersebut dikenal dengan sebutan Grobbelaar-esque atau kaki jeli. Dudek memang benar menerapkan kaki jeli guna menganggu konsentrasi para penendang penalti para pemain AC Milan. Gerakan tersebut memang legendaris namun kadang mengundang kontroversi karena dianggap kiper sudah bergerak terlebih dahulu ke depan sebelum bola ditendang oleh pengambil penalti. Hal ini yang kemudian pada akhirnya gerakan ini terhenti di Groobbelaar dan tidak ada kiper lain yang menggunakan gerakan tersebut sampai pada akhirnya Dudek mengeluarkannya lagi pada final di Istanbul tahun 2005.

Jerzy Dudek Meniru Legenda Liverpool – “Jika anda melihat pertandingan Liverpool semasa Burce Grobbelaar bermain maka anda akan mengetahui bahwa saya menerapkan gerakan yang sama. Saya hanya sedikit memodifikasi dengan tidak bergerak ke arah manapun hanya menggoyang-goyang kaki saya saja sehingga pemain lain terpecah konsentrasinya. Saya harus berterima kasih kepadanya yang memperkenalkan gerakan tersebut. Saya juga berterima kasih kepada Jamie Carragher yang mendatangi saya sebelum adu tendangan penalti dilakukan dia berbisik di belakang saya dan mengatakan bahwa saya harus meniru gerakan yang dilakukan oleh Bruce Grobbelaar. Lakukan hal tersebut dan mereka akan terganggu karena mereka sudah tertekan sebagai juara yang lebih banyak.” Kata Dudek ketika mengomentari kemenangan votingnya.