Manuel Pellegrini Tidak Takut Persaingan

Manuel Pellegrini Tidak Takut Persaingan

Manuel Pellegrini Tidak Takut Persaingan

Pelatih Manuel Pellegrini kembali menyikapi dengan tenang segala bentuk tekanan yang dihadapinya pada awal tahun ini. bagi ahli strategi berkebangsaan Cili tersebut, berada di Liga Premier dan menjadi salah satu pesaing untuk memperebutkan gelar domestik tidak membuat dirinya tertekan. Toh, pada awal tahun ini posisi City masih bertahan di peringkat kedua dan hanya selisih satu poin saja dari pimpinan klasemen Arsenal, usai kemenangan tipis 3-2 dari Swansea City di laga Tahun Baru lalu, dan dianggap sebagai salah satu pertandingan terketat di awal tahun. Dan kian ketatnya kompetisi Liga Premier, membuat peringkat delapan dengan enam tim teratas hanya selisih delapan angka saja di tabel sementara.

Dengan sumber daya keuangan yang sangat baik dan tidak diragukan lagi tingkat kedalaman skuad asuhannya yang mumpuni, membuat banyak kalangan lebih menjagokan The Citizens untuk menggondol gelar juara di musim ini. Bagi Pellegrini, tingkat kepercayaan diri tinggi tentu saja menjadi salah satu faktor yang menentukan prestasi sebuah tim, dan karena itu ia mengaku bisa menghadapi tantangan yang ada sejauh ini dan tidak menemui kendala. “Saya pikir sungguh tidak mungkin jika berada di dalam tim yang baik, maka tidak menemui sebuah tekanan, karena dari itu, anda harus mulai terbiasa dengan hal tersebut,” ungkapnya.

“Saya pikir tim lain juga merasakan hal yang sama – Chelsea, Arsenal, Liverpool, Manchester United, Tottenham, Everton. “Jika mereka mengatakan bahwa tekanan ada di Manchester City, maka hal ini tidak menjadi persoalan besar bagi kami.” Situasi dari Swansea tentu sangat jauh berbeda, di mana klub asal Wales itu hanya terpaut empat angka dengan tim yang menempati zona degradasi, di mana mereka juga akan menghadapi duel sengit melawan Manchester United dan Tottenham Hotspur. The Swans sudah tidak mengantongi kemenangan dari enam pertandingan terakhir; di mana tiga angka terakhir diperoleh saat melawan Newcastle United pada pekan pertama di bulan Desember.

Namun demikian pelatih Michael Laudrup sangat yakin bahwa performa anak-anak asuhannya bakal segera memetik angka penting dalam beberapa laga berikutnya. Ia mengatakan: “Melihat hal tersebut, rasa kepercayaan diri menjadikan hal tersebut sangat penting bagi saya. bila melihat rasa kepercayaan diri mereka terhadap kemampuan yang dimiliki, maka itulah yang kami butuhkan. “Tetapi sebaliknya, jika anda memiliki tiga, empat atau lima pemain yang merasa kehilangan kepercayaan diri, maka ini menjadi faktor permasalahan yang cukup pelik bagi anda. Anda wajib untuk panik, tetapi berbeda dengan anak-anak asuhan saya yang terus menunjukkan kepercayaan diri tinggi, sehingga saya yakin mereka akan mendulang angka demi angka bila kami terus memainkan pola permainan seperti ini.”

Laudrup sepertinya bakal mendatangkan pemain depan yang baru pada bursa transfer periode kedua di awal tahun, setelah Michu dan Nathan Dyer mengalami cedera pergelangan kaki yang cukup serius. Pelatih berkebangsaan Denmark itu telah mencantumkan sejumlah nama, diantaranya adalah ujung tombak cadangan Liverpool, Iago Aspas, dan pemain sayap Blackpool, Tom Ince, yang keduanya sempat menjadi incaran dari Swansea City di musim panas lalu. Namun demikian Laudrup mengaku sangat tenang mengenai kemungkinan bagi tim asuhannya untuk memperoleh Ince yang akan pindah ke tim berbasis di Wales selatan pada bulan ini.