Pasar Taruhan Bolt Ingin Seperti Pele, Maradona dan Ali

Bolt Ingin Seperti Pele, Maradona dan Ali

Bolt Ingin Seperti Pele, Maradona dan Ali

Pasar Taruhan – Pertama datang sebuah petir, lalu datanglah Bolt, manusia tercepat di dunia saat ini beraksi untuk mengambil titel yang sempat hilang darinya, pada nomor 100 meter Kejuaraan Dunia, malam tadi.

Usain Bolt menjadi sorotan ketika ia berlari dalam cuaca hujan di Rusia untuk menunjukan supremasinya dan menghapus memorinya dua tahun silam ketika ia di diskualifikasi pada kejuaraan di Daegu dua tahun lalu karena melakukan pelanggaran start. Bolt juga menepis anggapan yang datang bahwa ia di curigai menggunakan zat terlarang seperti yang menimpa beberapa pelari professional sesaat sebelum kejuaraan berlangsung, dengan mendapatkan titel tersebut setelah unggul atas Justin Gatlin di tempat kedua mencatatkan waktu 9.77 detik. “Saya terus mengatakan kepada orang lain bahwa saya terus berusaha untuk membuat olahraga ini apa adanya, transparan” Bolt mengatakan sesudah balapan.

“Saya ingin menjauhkan pikiran orang lain terhadap hal buruk. Saya ingin membantu sebisa saya.” Bot meskipun tampil tidak pada kecepatan seperti biasa masih terlalu kuat untuk rival-rivalnya pada kali ini. “Saya tidak pernah khawatir, saya tahu kemampuan saya. Akan tetapi saya ingin berusaha lebih.” Sepanjang pekan Bolt dianggap sedang mengalami bad mood. Tidak berbicara dengan media, tidak membuat pose-pose dan keceriaan yang biasa ia lakukan sesaat menjelang balapan. Alasannya juga bukan karena ia sedang sakit atau menderita cedera. Bukan karena Asafa Powell mendapat larangan bertanding atau karena pelari nomor satu dunia Tyson Gay mengalami hal serupa. Akan tetapi, Bolt mencurahkan segala fokusnya untuk titel yang ingin ia raih kembali, ini merupakan titel yang ia takutkan tidak akan kembali padanya.

Bolt tahu ia akan berhadapan dengan Gatlin. Kedua pelari ini terkenal akan rivalitas mereka. Keduanya telah memiliki hubungan yang kurang baik ketika beberapa tahun silam Gatlin mengintimidasi Bolt setelah ia berhasil finish diatas Bolt. Pelari asal Amerika Serikat tersebut juga mengkalim bahwa dunia sudah bosan dengan ‘Bolt Show’. Tidak kuat apabila Gatlin unggul darinya, Bolt hanya memastikan semua berjalan sesuai rencana dan dengan begitu ia akan membungkam rival nya tersebut. Pelari berusia 26 tahun tersebut melakukan start yang pelan namun berhasil menyalip Gaitlin pada 60 meter terakhir. Ketika ia mengakhiri balapan, Bolt mendapati dirinya memenangkan 12 titel dari Kejuaraan berbeda hanya dalam lima tahun.

Bolt berkata dengan senyum “Saya ingin dikenal seperti Pele, Maradona dan Muhammad Ali.” Tentunya masih ada kesempatan untuk Bolt meraih impiannya tersebut. Sementara itu di nomor lain, Harapan Britania Raya pada pundak Shara Proctor untuk berbagi spotlight bersama Bolt pada malam tadi harus pupus setelah ia menyelesaikan kualifikasi lompat jauh hanya bisa mencatatkan jarak 6.79 meter pada partai puncak. Bagaimanapun, Christine Ihuruogu dapat menyelesaikan balapan dengan catatan waktu 49.75 detik, waktu tercepatnya di luar final sebuah kejuaraan untuk mencapai final 400 meter. Juara bertahan, Amantle Monstho melaju dengan cepat (49.56) akan tetapi di perkirakan masih akan mendapatkan perlawanan ketat dari Christine di partai puncak. Pasar Taruhan