Pasar Taruhan Mengenal Ahmad Bustomi

Mengenal Ahmad Bustomi

Mengenal Ahmad Bustomi

Pasar Taruhan – Salah satu pemain berbakat Indonesia adalah Ahmad Bustomi. Dia adalah pemain sepak bola Indonesia yang menjadi andalan timnas pada saat ini. Ahmad Bustomi lahir di kota Jombang, pada 13 Juni 1985.

Kini ini dia bermain untuk Mitra Kutai Kertanegara atau Mitra Kukar. Bustomi adalah gelandang andalan yang sekaligus spesialis tendangan bebas tim Mitra Kukar. Sebelum bergabung dengan Mitra Kukar, Bustomi yang akrab dipanggil dengan panggilan Cimot ini sudah sangat lama membela klub-klub dari Malang, seperti Persema Malang dan yang terakhir adalah membela Arema Indonesia. Ahmad Bustomi mulai mengenal sepakbola ketika dia duduk di bangku Sekolah Dasar. Dia semakin serius untuk bermain sepak bola dengan mendaftar di SSB Unibraw 82. SSB Unibraw 82 adalah sebuah sekolah sepakbola di Malang di bawah naungan Universitas Brawijaya.

Selama berkarir di dunia sepak bola, karir Bustomi tidak berjalan mulus begitu saja. Kondisi ekonomi keluarganya yang pas-pasan menjadi salah satu ganjalan bagi karir Bustomi. Sebuah kenangan yang tidak akan pernah bisa dilupakan bagi Jumari dan Sumiati yaitu orang tua Bustomi adalah pada saat mereka harus menjual perhiasan yang dimilik hanya untuk bisa membelikan sepatu baru bagi sang anak yang akan masuk dalam seleksi Persema.

Akhirnya pada tahun 2002, Ahmad Bustomi berhasil direkrut oleh tim junior Persema Malang guna membela tim tersebut di ajang Piala Soeratin U-18. Bustomi juga dipercaya untuk menjadi kapten tim. Ahmad Bustomi pun mengawali karir sepakbola profesional pada tahun 2004 sesudah direkrut oleh Persikoba Batu. Satu tahun kemudian, Ahmad Bustomi bergabung dengan Persema Malang yang pada waktu itu dilatih oleh Danurwindo. Kemudian pada tahun 2006 hingga 2007 pada saat masih memperkuat Persema, nama Ahmad Bustomi masuk dalam skuad tim nasional Indonesia U-23 Asian Games, dan SEA Games serta dalam Pra Olimpiade yang sempat berlatih di negara Belanda serta Argentina.

Sesudah tampil selama empat musim bersama dengan Persema, akhirnya Bustomi pindah ke Arema Malang atau yang lebih dikenal dengan nama Arema Indonesia. Bersama Arema, karir Bustomi semakin gemilang. Pada musim 2009 hingga 2010, Bustomi ikut serta membawa Arema Indonesia menjadi juara di Liga Super Indonesia dan menjadi runner up Copa Indonesia. Bustomi juga menjalani debut bersama tim nasional senior Indonesia pada saat Indonesia berhadapan dengan tim Uruguay pada 8 Oktober tahun 2010 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. Ahmad Bustomi juga memperkuat timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2010 yang kala itu di bawah asuhan Alfred Riedl. Pemain berbakat ini telah menikah dengan Fina Dian Sari yang merupakan temannya semasa SMP dan kini bekerja menjadi asisten apoteker di RSSA Malang. Pasar Taruhan