Pemain Inggris Paling ‘top’ di Luar Inggris

Pemain Inggris Paling 'top' di Luar Inggris

Pemain Inggris Paling ‘top’ di Luar Inggris

Pasar Taruhan – Matt Stanger, opiniator persepakbolaan, menyebutkan beberapa orang pemain asal Inggris yang sukses dalam tugas bermain ke luar negaranya.

Greame Souness, setelah 7 tahun kejayaan di Liverpool, dimana dia berhasil mendapatkan 5 gelar juara divisi pertama dan 3 piala eropa, Souness meninggalkan Inggris pada tahun 1984 untuk bergabung dengan Trevor Francis di Sampdoria. pemain ganas dari skotlandia ini langsung menjadi pusat perhatian di italia dengan melesakkan gol kemenangan di pertandingan debutnya di serie A melawan Cremonese dan membuatnya populer di kalangan fans dengan mencetak 3 gol dalam 7 pertandingan. Musim pertamanya diakhiri dengan skor kemenangan 1-0 melawan AC Milan, pertama kalinya dalam sejarah liga italia Sampdoria berhasil memenangkan kompetisi ini. Souness menetap di Sampdoria untuk 1 musim selanjutnya tetapi tidak berhasil memenangkan piala liga italia setelah Sampdoria dikalahkan oleh AS Roma. Souness lalu ditunjuk sebagai manajer di Rangers. Pasar Taruhan

David Platt, Bari mengucurkan 5.5juta Pondsterling untuk membawa Platt dari Aston Villa dan dia(Platt) berhasil melesakkan 11 gol dalam musim pertamanya di liga italia. tetapi setelah Bari turun ke seri B, pemain tengah dari Inggris ini pun berpindah ke klub lain, kali ini Juventus dengan nilai transfer sebesar 6,5juta Pondsterling. walaupun telah berhasil membawa klub sebelumnya meraih piala UEFA di musim pertama dan terakhirnya di Turin, Platt tidak dimasukkan ke squad inti dalam final liga italia dan hanya tampil sebanyak 16 kali dalam liga sebagai pemain asuhan Giovanni Trapattoni. hal ini menyebabkan Platt pindah klub untuk yang ketiga kalinya. kali ini Platt kembali lagi ke Sampdoria, bersama roberto mancini, ruud gulli, dan attilio lombardo. pemain tengah dari Inggris ini mencetak 17 gol dari 55 pertandingan selama seri A dalam jangka waktu 2 tahun kontraknya. Platt mengikuti jejak Graeme Souness dengan memenangkan piala copa italia, menghantam Ancona dengan skor agregat 6-1. pada 1998, dia kembali ke Sampdoria sebagai pelatih untuk waktu yang singkat, dan membawa Lee Sharpe bersamanya. tetapi kemudian dia mengundurkan diri, tidak lama sebelum Sampdoria turun ke seri B. Pasar Taruhan

 Glenn Hoodle, walaupun mengalami cidera di akhir musimnya di Monaco, hoodle bisa memberikan kontribusi pada klub dalam 2 musim pertamanya di Monaco, setelah bergabung dengan klub kerajaan tersebut setelah bermain di Spurs. dalam penampilan debutnya, hoodle membantu monaco memenangkan gelar juara pertamanya dalam 6 tahun terakhir, dengan membantu rekan setanah airnya Mark Hateley mencetak 14 gol ke Bordeaux yang dibela oleh arsene wenger. dalam taraf individu, hoodle telah menoreh lebih banyak prestasi di musim keduanya dengan mencetak 20 gol total di semua kompetisi. tetapi Monaco gagal untuk mempertahankan gelar juaranya dan kalah di final Coupe de France dengan skor 3-4 melawan Marseille, dimana Jean Pierre Papin mencetak hat-trick. kondisi cidera kemudian menahannya untuk bermain dan walaupun monaco menang kembali coupe de france pada 1991, kali ini melawan marseille asuhan waddle, hoodle tidak berkontribusi sama sekali pada kemenangan tersebut. tidak lama kemudia kontrak Hoodle habis dan dia kembali ke Inggris untuk menjadi pelatih pemain di Swindon. Pasar Taruhan